Belakangan ini, banyak masyarakat mengeluhkan flu yang dirasakan lebih berat dari biasanya. Kondisi ini sering disebut oleh masyarakat sebagai superflu. Keluhan yang muncul antara lain badan terasa sangat lemas, nyeri otot, demam tinggi, serta durasi sakit yang lebih lama dibandingkan flu pada umumnya.
Melalui artikel ini, saya akan menjelaskan lebih lanjut mengenai apa yang disebut sebagai superflu, perbedaannya dengan flu biasa, serta kapan seseorang perlu mendapatkan penanganan medis.
Apa yang Dimaksud dengan Superflu?
Istilah superflu sebenarnya bukan istilah medis resmi. Istilah ini muncul di masyarakat untuk menggambarkan flu dengan gejala yang lebih berat. Berdasarkan laporan, flu yang disebut superflu ini termasuk dalam keluarga Influenza A (H3N2) subclade K.
Kasus pertama dilaporkan oleh CDC (Center for Disease Control and Prevention) pada Agustus 2025 di Amerika Serikat, dan hingga saat ini telah dilaporkan menyebar ke sekitar 80 negara. Flu ini dianggap lebih berat karena menyebabkan tubuh sangat lemas, nyeri otot yang intens, serta masa sakit yang lebih panjang. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh menurunnya daya tahan tubuh serta adanya penyakit penyerta atau komorbid tertentu.
Mengapa Flu pada Sebagian Orang Bisa Terasa Sangat Berat?
Flu dapat terasa lebih berat karena adanya mutasi genetik virus yang meningkatkan efisiensi infeksi pada sel epitel saluran pernapasan. Selain itu, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi berat ringannya gejala, antara lain:
• Kelelahan berlebihan
• Stres
• Kurang istirahat
• Penyakit penyerta seperti diabetes, asma, dan gangguan jantung
Pada kondisi tubuh yang lelah dan daya tahan menurun, virus menjadi lebih mudah masuk dan berkembang, sehingga gejala flu terasa jauh lebih berat.
Apa Perbedaan Flu Biasa dan Flu Berat?
Secara umum, gejala flu baik ringan maupun berat hampir sama, seperti batuk, pilek, dan demam. Namun pada flu berat, biasanya ditemukan:
• Batuk yang membandel
• Dahak kental dan sulit dikeluarkan
• Nyeri otot yang lebih hebat
• Demam tinggi
• Durasi sakit lebih lama, biasanya 5–7 hari tidak menunjukkan perbaikan meskipun sudah mendapatkan pengobatan dari dokter.
Apakah Superflu Berbahaya bagi Kesehatan?
Flu berat atau yang disebut superflu dapat menjadi berbahaya bila tidak ditangani dengan tepat, karena dapat menimbulkan komplikasi serius. Kelompok yang berisiko mengalami kondisi berat antara lain:
• Anak-anak
• Lansia
• Pasien dengan penyakit penyerta seperti diabetes dan penyakit kronis lainnya
Kapan Harus ke Dokter dan Bagaimana Cara Mencegah Flu Memburuk?
Segera periksakan diri ke dokter apabila mengalami:
• Demam sangat tinggi
• Batuk yang tidak kunjung membaik
• Nyeri dada
• Sesak napas
Untuk mencegah flu menjadi lebih berat, penting untuk:
• Menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh
• Istirahat yang cukup
• Mengonsumsi makanan bergizi
• Berolahraga secara teratur
• Menggunakan masker, terutama saat sakit dan melakukan vaksinasi influenza
Perlu diingat bahwa superflu bukanlah istilah medis resmi. Namun, flu dengan gejala berat tetap perlu mendapat perhatian dan penanganan medis. Jika gejala tidak membaik, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter.
Semoga penjelasan ini bermanfaat dan dapat membantu masyarakat lebih waspada dalam mengenali serta menangani flu.(tim humas)








