SIDOARJO – Dalam rangka menyemarakkan resepsi puncak Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), RSI Siti Hajar Sidoarjo menggelar bakti kesehatan untuk para driver ojek online (ojol) dan para driver ambulan.
Kegiatan itu digelar di kantor PCNU Sidoarjo. RSI Siti Hajar bekerja sama dengan Klinik AKM, LKNU, dan Lazisnu Kabupaten Sidoarjo menggelar aksi sosial pemeriksaan kesehatan serta pelatihan penanganan darurat bagi ratusan peserta, 31 Januari 2026.
Tercatat sebanyak 150 peserta ojek online mengikuti skrining kesehatan, sementara 41 supir ambulans dari berbagai wilayah di Sidoarjo mengikuti pelatihan PPGD ( Pertolongan Pertawa Gawat Darurat ).
Pemeriksaan kesehatan bagi para driver ojek online meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi medis ringan. Hal ini dilakukan mengingat tingginya risiko kesehatan yang dihadapi para pengemudi akibat cuaca dan kelelahan di jalanan.
”Alhamdulillah, kita sangat berterima kasih pada penyelenggara. Dengan adanya kegiatan ini, kami ojek online dapat melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kesehatan kami dan mendukung keadaan kesehatan kami untuk bekerja,” kata seorang driver ojol usai cek kesehatan.
Selain pemeriksaan kesehatan, acara ini juga diisi dengan seminar dan pelatihan Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD) yang dipandu oleh tim medis profesional dari RSI Siti Hajar.
Pelatihan ini sangat krusial bagi para driver ambulan sebagai garda terdepan dalam merespons kecelakaan lalu lintas maupun keadaan darurat medis lainnya.
Perwakilan dari komunitas Info Lantas Sidoarjo (ILS) yang mengirimkan driver ambulansnya memberikan apresiasi tinggi terhadap materi yang disampaikan.
”Kami dari Info Lantas Sidoarjo mengucapkan terima kasih dengan adanya seminar dan pelatihan PPGD dari RSI Siti Hajar. Kami sangat terbantu, pengetahuan kami mengenai alat pertolongan pertama gawat darurat itu apa saja dan bagaimana tindakan lanjutan jika terdapat kecelakaan bertambah. Selain itu, kami juga mendapatkan relasi baru antar sesama driver,” ujar salah satu peserta.
Direksi RSI Siti Hajar menyampaikan bahwa kolaborasi bersama LKNU, Lazisnu, dan Klinik AKM ini merupakan wujud nyata kemandirian dan khidmat kesehatan NU untuk umat. Dengan membekali para pengemudi ambulans dengan skill PPGD yang mumpuni, diharapkan angka fatalitas kecelakaan di wilayah Sidoarjo dapat ditekan.(tim humas)








