
Cathlab salah satu layanan penunjang dari RSI Siti Hajar Sidoarjo untuk melayani pasien dengan kondisi tertentu yang membutuhkan penanganan medik khususnya permasalahan pada Jantung & Pembuluh Darah.
Untuk sebagian orang pasti masih asing dengan istilah Cathlab/Catheterization Laboratory. Yuk, kita kenalan lebih jauh dengan Layanan Cathlab.
Pengertian & Fasilitas Cathlab
Cathlab atau Catheterization Laboratory adalah sebuah Laboratorium yang dilengkapi dengan peralatan canggih untuk menunjang pemeriksaan serta tindakan medik terkait permasalahan Jantung & Pembuluh Darah.
Prosedur ini sangat memungkinkan dokter untuk melihat kondisi jantung secara langsung dan melakukan tindakan pengobatan serta intervensi yang tepat.
Kapan Seseorang Dinyatakan Membutuhkan Sebuah Tindakan/Prosedur Medis Lebih Lanjut Di Cathlab?
Pada kondisi tertentu atau ketika seseorang dicurigai mengalami masalah jantung atau penyempitan pembuluh darah Jantung Koroner dan membutuhkan diagnosa dan tindakan lebih lanjut.
Umum nya permasalahan pada jantung tersebur timbul akibat kelainan pada kondisi tertentu dengan dibarengi timbul nya nyeri dada, sesak nafas, gangguan ritme jantung, atau hasil pemeriksaan non-invasif.
Siapa yang Memiliki Risiko Tinggi Terkena Penyakit Jantung?
Umumnya permasalahan jantung yang membutuhkan tindakan di fasilitas cathlab adalah pasien yang sudah lanjut usia, pasien dengan penyakit komorbit seperti Diabetes Melitus, Pasien yang mengalami pengerasan pembulu darah atau dikenal dengan Artero Sklerotik, dan pasien dengan riwayat kadar lemak yang tinggi.
Kondisi permasalahan jantung ini tidak menutup kemungkinan untuk terjangkit pada usia muda, apabila memiliki pola hidup dan pola makan yang tidak sehat serta tidak beraturan.
Kenapa Harus Dilakukan Tindakan Cathlab?
Pada kondisi kegawatdaruratan jantung terutama kasus IMA (Infact Miokard Akut) membutuhkan tindakan segera oleh karena untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan termasuk kematian.
Sehingga perlu dilkukan tindakan khusus yang bersifat sesegera mungkin sehingga pasien tersebut bisa terselamatkan dan terhindar dari kerusakan organ jantung yang lebih parah


