You are here:

Pentingnya Menjaga Kesehatan Ibu Hamil

RSI SITI HAJAR – Menjaga kesehatan selama masa kehamilan merupakan langkah penting untuk memastikan kondisi ibu dan janin tetap optimal hingga proses persalinan. Pemeriksaan kehamilan secara rutin, pola hidup sehat, serta kebersihan diri yang baik menjadi kunci utama untuk mendukung kehamilan yang aman dan nyaman.

Menurut dr. M. Rizalul R., Sp.OG., M.Ked.Klin., M.M.Kes, ibu hamil harus melakukan pemeriksaan secara teratur. Dianjurkan melakukan pemeriksaan kehamilan (antenatal care/ANC) minimal enam kali selama masa kehamilan.

“Yakni pada trimester I : 1 kali, trimester II : 2 kali, dan pada trimester III : 3 kali. Pemeriksaan rutin membantu tenaga kesehatan memantau perkembangan janin, mendeteksi gangguan sejak dini, serta memberikan edukasi terkait kesehatan ibu dan persiapan persalinan,” katanya.

Dokter Rizalul juga menyarankan kepada ibu hamil untuk istirahat yang cukup. Karena istirahat memegang peranan penting untuk menjaga stamina dan kesehatan ibu hamil.

“Dianjurkan tidur malam selama 6 – 8 jam. Kemudian pada siang hari, usahakan beristirahat dengan tidur atau berbaring setidaknya 1–2 jam. Istirahat yang cukup dapat membantu mengurangi risiko kelelahan, stres, dan gangguan kesehatan lainnya,” urainya.

Disarankan juga agar ibu hamil melakukan aktivitas fisik yang aman. Ibu hamil tetap diperbolehkan melakukan aktivitas fisik sehari-hari dengan tetap memperhatikan kondisi tubuh dan perkembangan janin. Kegiatan seperti jalan santai atau pekerjaan rumah ringan masih aman dilakukan. Mengikuti kelas senam hamil juga dapat menjadi pilihan untuk menjaga kebugaran, membantu kelenturan otot, serta mempersiapkan tubuh menghadapi proses persalinan. Ibu hamil harus menjaga kebersihan diri. Karena kebersihan diri selama kehamilan dapat berpengaruh pada kesehatan ibu dan janin.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan, antara lain : mandi teratur minimal 2 kali sehari, menjaga kebersihan rambut, mulut, dan gigi. Kemudian mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta memperhatikan kebersihan area payudara dan kemaluan. Kebersihan yang baik membantu mencegah infeksi yang dapat membahayakan kehamilan.

Lantas, hubungan suami-Istri apakah Berpengaruh pada kehamilan?

Menurut dokter Rizalul, hubungan badan atau hubungan seksual antara suami dan istri selama masa kehamilan diperbolehkan. Namun, apabila terdapat kondisi atau gangguan pada ibu, seperti muncul flek dan keluhan lainnya, sebaiknya hubungan seksual ditunda terlebih dahulu.

“Untuk informasi yang lebih jelas, konsultasikan langsung kepada dokter spesialis kandungan (Sp.OG),” lanjutnya.

Apabila ibu hamil mengalami gangguan kesehatan atau keluhan tertentu, segera lakukan konsultasi. Penanganan cepat dan tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan ibu dan janin agar proses persalinan berjalan aman dan lancar.(tim humas)

Jadwal Konsultasi Poli Kebidanan RSI Siti Hajar Sidoarjo:

Senin, Jumat, Sabtu: 09.00–13.00 WIB

Rabu, Kamis: 11.00–15.00 WIB

Minggu: 10.00–14.00 WIB

RSI Siti Hajar Sidoarjo siap mendampingi setiap perjalanan kehamilan Anda dengan pelayanan profesional dan penuh kasih.

Bagikan: