You are here:

Langkah Cepat Penanganan Pasien, RSI Siti Hajar Sidoarjo Terima Kunjungan Gubernur Jawa Timur untuk Santri Terdampak KLB Keracunan

Sidoarjo – RSI Siti Hajar Sidoarjo menerima kunjungan penting dari Gubernur Jawa Timur untuk meninjau langsung kondisi para santri dari Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang sedang menjalani perawatan medis akibat Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan. Kehadiran orang nomor satu di Jawa Timur tersebut memberikan suntikan moril yang besar bagi para santri, keluarga korban, serta seluruh tenaga medis yang bekerja ekstra memberikan penanganan intensif sejak gelombang pasien mulai berdatangan ke IGD RSI Siti Hajar.

Sebagai rumah sakit rujukan dan pilihan utama di Sidoarjo, RSI Siti Hajar bergerak cepat sejak detik pertama laporan keracunan diterima. Tim medis dan keperawatan langsung mengaktifkan protokol penanganan gawat darurat, menyediakan ruang observasi, serta mengerahkan seluruh sumber daya guna memastikan setiap santri mendapatkan stabilisasi cairan dan penanganan yang tepat. Sinergi antara kecepatan respons rumah sakit dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mencegah perburukan kondisi klinis para santri.

Dalam peninjauannya, Dr. (H.C.) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. Gubernur Jawa Timur menyempatkan diri berdialog langsung dengan para santri dan memastikan kualitas pelayanan medis yang diberikan berjalan optimal. Berdasarkan laporan medis yang dihimpun di lapangan, kondisi para santri menunjukkan progres pemulihan yang sangat signifikan.

Ibu Khofifah menyampaikan apresiasi atas kesigapan tim medis RSI Siti Hajar Sidoarjo dan memberikan keterangan resmi mengenai status pemulihan para santri.
“Insyaallah mereka akan dalam kondisi baik, dan ini tadi saya tanyakan indikasinya kepada dokter oh mual dan pusing dan saya tanyakan pada semua pasien sudah tidak ada. Tapi insyaallah sudah clear KRS bisa pulang pagi ini itu bisa 24, 3 observasi lagi tapi mudah-mudahan sore juga bisa kembali pulang.”

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi kabar lega bagi para wali santri dan pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang mendampingi proses perawatan. Sebagian besar santri yang awalnya datang dengan keluhan mual, muntah, dan pusing kini telah melewati fase krisis berkat penanganan cepat di RSI Siti Hajar.

Manajemen dan jajaran tenaga kesehatan RSI Siti Hajar Sidoarjo senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan berorientasi pada kesembuhan pasien. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya standar mutu penanganan darurat yang responsif, sekaligus memperkuat kolaborasi antara institusi kesehatan dan pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda penerus bangsa. (tim humas)

Bagikan: