Sidoarjo – Malam itu, suasana di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSI Siti Hajar Sidoarjo berubah cepat. Suara sirine ambulans yang datang beriringan menandai datangnya situasi darurat. Puluhan santri dari Pondok Pesantren Manba’ul Hikam dirujuk ke rumah sakit kami akibat Kejadian Luar Biasa (KLB) dugaan keracunan makanan.
Sebagai institusi pelayanan kesehatan yang memegang teguh nilai kesiapsiagaan dan kemanusiaan, seluruh tim medis kami mulai dari dokter spesialis, dokter jaga IGD, perawat langsung mengaktifkan prosedur penanganan tanggap darurat.
Gerak Cepat dan Penanganan Utama
Fokus utama kami sejak menit pertama adalah keselamatan para santri. Seluruh sumber daya kami arahkan untuk memastikan tindakan medis berjalan cepat dan terukur:
* Penanganan Medis Cepat: Stabilisasi kondisi darurat, penanganan dehidrasi, serta pemberian terapi medis intensif dilakukan seketika untuk meredakan gejala mual, pusing, dan muntah.
* Manajemen Ruang & Bed: Kami melakukan penataan area rawat inap dan pengawasan ketat agar seluruh santri mendapatkan tempat perawatan yang layak dan nyaman.
* Pendampingan Keluarga & Pesantren: Tim kami terus berkoordinasi aktif dengan pihak pengurus pesantren serta orang tua santri untuk memberikan informasi berkala mengenai perkembangan kondisi kesehatan anak-anak mereka.
Apresiasi dari Wakil Bupati Sidoarjo
Penanganan cepat yang kami lakukan mendapat perhatian langsung dari jajaran Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo, Ibu Hj. Mimik Idayana, bersama Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Sidoarjo turun langsung memantau kondisi para santri di RSI Siti Hajar.
Dalam kunjungannya, Ibu Hj. Mimik Idayana memberikan apresiasi dan penguatan atas penanganan yang kami berikan:
“Ya alhamdulillah di sini ada sekitar 35 anak yang rawat inap, yang lima ada di IGD, total 85. Yang 30 sudah stabil insyaallah satu atau dua hari bisa pulang. Saya lihat itu bagus, langsung ada penanganan dan respon sangat baik. Jaga terus pelayanan dan selalu siap siaga, terutama ada musibah yang mendadak seperti ini.”
Sinergi untuk Pulih Bersama
Dukungan dan arahan dari Ibu Wakil Bupati serta Ketua PC Muslimat NU Sidoarjo menjadi penambah semangat moral bagi seluruh tenaga medis kami di lapangan. Bagi kami di RSI Siti Hajar Sidoarjo, setiap santri yang datang bukan sekadar pasien, melainkan amanah yang harus kami jaga. Kami terus mencurahkan seluruh kemampuan terbaik agar para santri dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali menuntut ilmu di pesantren tercinta.





